Kamis, 10 November 2016

Kewirausahaan

Kewirausahaan adalah sikap mental dan jiwa yang selalu aktif, kreatif, inovatif, berdaya, bercipta, berkarsa, dan bersahaja dalam berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dan memberikan nilai lebih untuk masyarakat dalam kegiatan usahanya.

1. Asal Mula Kata Kewirausahaan
Etimologi kata “kewirausahaan” berasal dari kata “wira” dan “usaha” serta mendapat awalan “ke-“ dan akhiran “-an”.
“Wira" berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani, dan berwatak agung. “Usaha” berarti “perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”. Awalan “ke-“ berarti “sifat” atau “watak”. Sedangkan akhiran “-an” mendukung awalan “ke-“ dalam membentuk arti “sifat” atau “watak”.
Jadi, secara harfiah kewirausahaan adalah “Sifat perjuangan yang melakukan suatu perbuatan untuk mencapai sebuah tujuan”.

2. Arti Kata Kewirausahaan
Tidak ada arti kata kewirausahaan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Begitu pula dengan arti kata wirausaha. Namun ada satu istilah yang mirip yaitu wiraswasta. Berikut adalah arti kata wiraswasta menurut KBBI:
Wiraswasta (nomina/kata benda) orang yang berani mengambil risiko untuk memulai usaha baru, memasarkan, serta mengatur permodalam usahanya.
3.Pengertian Kewirausahaan Menurut Para Ahli
Berikut adalah beberapa pengertian kewirausahaan menurut para ahli:
  1. Thomas W. Zimmerer, kewirausahaan adalah penerapan keinovasian dan kreativitas untuk pemecahan masalah dan memanfaatkan berbagai peluang yang dihadapi orang lain setiap hari.
  2. Robbin & Coulter, kewirausahaan adalah suatu proses dimana seseorang ataupun suatu kelompok menggunakan upaya yang terorganisir dan sarana untuk mencari sebuah peluang dan menciptakan suatu nilai yang tumbuh dengan memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui sebuah inovasi dan keunikan.
  3. Achmad Sanusi, kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan di dalam perilaku yang menjadi dasar tujuan, kiat, siasat, tenaga penggerak, proses, dan hasil bisnis.
4. Perbedaan Kewirausahaan Dan Wirausaha
Kewirausahaan menekankan pada sikap dan perilaku, sedangkan wirausaha lebih menekankan pada orang yang memiliki sikap kewirausahaan.

Tujuan Kewirausahaan 

Seorang sosiolog bernama David McCleland mengemukakan bahwa, apabila sebuah negara ingin menjadi makmur, minimal sejumlah 2% dari prosetase keseluruhan penduduk di negara tersebut menjadi wirausahawan, Indonesia sendiri sampai saat ini menurut sebuah riset jumlah penduduk yang menjadi wirausaha baru sekitar 0,18%, menurut informasi yang saya baca di internet hari ini tanggal 5 Maret 2012 jumlahnya telah melonjak tajam menjadi  maka tidaklah mengherankan apabila saat ini, kondisi pereekonomian Indonesia tertinggal jauh dari negeara tetangga yaitu Singapura yang memiliki prosentase wirausaha sebesar 7%, Malaysia 5%, China 10%, apalagi jika harus dibandingkan dengan negara adidaya Amerika Serikat yang hampir 13%  penduduknya menjadi wirausahawan. Maka dari itu, dengan ditumbuh kembangkanya pengetahuan seputar kewirausahaan, akan membangkitkan semangat masyarakat Indonesia khusunya generasi muda atau mahasiswa, untuk ikut menciptakan lapangan kerja dengan berwirausaha, tidak hanya menjadi pencari kerja (job seeking). Dengan dilandasi semangat nasionalisme bahwa bangsa Indonesia harus mampu bersaing dikancah percaturan perekonomian dunia, maka akan banyak mahasiswa yang termotivasi untuk meningktakan kualitas dirinya dan mencetuskan ide-ide kretaif dalam bidang kewirausahaan yang berdaya saing tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar